Berikutini adalah 5 perbedaan perbedaan antara burung sarang walet dan burung Sriti, diantaranya. 1. Perbedaan dari Cara Mencari Makan. Antara burung walet dan juga burung sriti sama-sama memakan serangga dan juga sama dalam mencari mangsa dengan cara terbang, hanya saja burung walet lebih agresif serta sangat aktif ketika berada di alam bebas. 2.
Burung sriti adalah burung yang banyak terbang bebas di daerah penduduk dan sering memasuki rumah warga. Ada banyak berbagai mitos mengenai kehadiran burung ini sehingga banyak yang mengusirnya. Yuk kita bahas secara lengkap mengenai mitos burung sriti dan harga sarangnya! Mengenal Burung SritiCiri-ciri Burung SritiPerbedaan Burung Sriti dan Burung WaletJenis Burung Sriti1. Sriti Kembang2. Sriti Kembang Berkalung Manfaat Burung SritiMitos Burung Sriti Masuk RumahCara Mencegah Burung Masuk ke Rumah1. Menggunakan Benda Mengkilat2. Menutup Ventilasi Rumah3. Menyingkirkan Sarang Burung4. Menggunakan Binatang MainanMakanan Burung SritiHarga Burung Sriti Mengenal Burung Sriti Sriti adalah burung yang sering di jumpai di pulau Jawa, Sulawesi, Bali, Lombok, NTB, NTT, Maluku hingga Mamahera. Banyak orang yang sedikit sulit membedakan antara sriti dan burung walet karena ciri-ciri fisik mereka yang sering terlihat sama. Padahal, mereka sangat berbeda loh, Animalovers. Burung ini sering membuat sarang di gua-gua, rumah penduduk, dan di bawah jembatan. Sarang ini berfungsi untuk perlindungan dari cuaca yang panas dan hujan. Sehingga dapat ketika burung ini meninggalkan tempat berlindungnya, ia akan meninggalkan sarangnya. Mereka tidak terlalu takut dengan manusia dan tidak terlalu membutuhkan tempat yang gelap dan lembab, asal tidak lebih dari 30 derajat. Ketika suhu lebih dari 30 derajat mereka biasanya akan pindah dan meninggalkan sarang tersebut. Ciri-ciri Burung Sriti Untuk lebih mengenal jenis burung yang satu ini, mari kita lihat apa saja ciri-cirinya di bawah ini! Sumber Wikipedia Bentuk ekor sriti panjang dan memiliki bentuk yang menggunakan air liur dan menggunakan campuran dedaunan, lumut, dan rumput untuk membuat sarang yang menjadi tempat tinggalnya. Ketika mencari makan, sriti tidak terlalu agresif, mereka cukup aktif ketika berada di alam sarang dari sriti adalah hijau kecoklatan yang berasal dari dedaunan, lumut, dan rumput yang mereka gunakan sebagai bahan dasar membuat sarang. Perbedaan Burung Sriti dan Burung Walet Sriti dan Walet memiliki ciri fisik yang sangat mirip sehingga beberapa orang terkadang tidak bisa membedakan kedua jenis burung ini. Namun, mereka sangat berbeda loh, berikut rangkuman dari Animalogi mengenai perbedaan sriti dan burung walet. Burung SritiBurung WaletEkor panjang dan runcingEkor pendek dan berbentuk seperti kotakMencari serangga dengan cara terbangMencari Serangga dengan cara terbangCenderung pasif dan tidak terlalu agresifSangat agresif dan aktif ketika berada di alam bebasSarang tidak murni terbuat dari air liur, mereka menggunakan campuran dedaunan, lumut, dan air liur murni untuk membuat sarangnyaSarangnya berwarna hijau kecoklatanSarang berwarna putih gadingGambar sritiGambar walet Jenis Burung Sriti Ada dua jenis sriti yang sering berkeliaran di dekat pemukiman warga. Beberapa jenis ini mungkin pernah kamu lihat, yuk lihat jenisnya berikut! 1. Sriti Kembang Dinamakan sriti kembang bukan tanpa alasan loh, Animalovers. Burung ini memiliki warna pada setiap helai bulu ekor yang lengkap dengan bulatan berwarna putih yang terlihat mengembang. Mereka memiliki banyak variasi warna antara adalah warna hitam kebiruan dan bagian dahi berwarna merah bata. Namun, burung ini tidak terlalu banyak terbang karena mereka biasanya mengandalkan kaki yang kuat untuk bertengger mencari makanan. Sama seperti sriti lainnya, jenis ini juga memakan serangga dengan cara yang menyambar. Burung ini biasanya akan memiliki umur yang panjang apabila mereka selalu hidup dengan pasangannya. 2. Sriti Kembang Berkalung Nama latin dari jenis sriti yang satu ini adalah hirundo rustica. Ciri-ciri dari sriti kembang berkalung memiliki ukuran tubuh sekitar 17 cm dari ekor hingga bagian paruhnya. Pada bagian sayapnya agar runcing dengan ujung ekornya terdapat corak bulatan. Hampir seluruh tubuhnya berwarna hitam agak kebiruan dan pada bagian dahi berwarna merah bata. Bagian leher sriti kembang berkalung memiliki motif seperti berkalung berwarna hitam dan bagian dada berwarna putih. Jenis ini tidak mengeluarkan air liur sehingga mereka mengandalkan rerumputan untuk membuat saran. Ketika kawin, mereka dapat menghasilkan lima butir telur. Manfaat Burung Sriti Burung sriti sering dikonsumsi secara turun temurun dengan tujuan dijadikan sebagai obat untuk terapi, meningkatkan daya imut, meredakan gejala flu dan masih banyak lagi manfaatnya untuk kesehatan. Selain dagingnya yang dijadikan obat untuk kesehatan, sarang dari burung ini juga memiliki banyak manfaat. Sarang sriti yang dikonsumsi secara rutin dapat menurunkan kolesterol, menjaga kekencangan kulit, menutrisi tubuh, meningkatkan nafsu makan, serta melancarkan peredaran darah. Animalovers pasti bertanya-tanya memang apa saja kandungan dari sarang ini sehingga dapat dijadikan sebagai obat kan? Nah, ternyata sarang burung sriti menurut penelitian memiliki kandungan glikoprotein, karbohidrat, asam amino, dan garam mineral. Kandungan karbohidrat dalam burung sriti mengandung asam sialat, glucosamine, glukosamin, dan galaktosa. Satu porsi sarang burung ini terdapat tiga asam amino non esensial dan dua dua asam amino non esensial dengan protein sebanyak 57%. Saran burung dapat dikonsumsi dengan bahan dasar sarang yang dijadikan sebagai agar-agar, puding, teh, roti, dan sup. Mitos Burung Sriti Masuk Rumah Ada banyak mitos burung sriti memasuki rumah yang dipercaya oleh masyarakat. Banyak mitos beredar bahwa bahwa sriti yang memasuki rumah akan membawa kabar buruk. Hal buruk yang dimaksud adalah bahwa pemilik rumah akan mengalami hal sial seperti pencurian, terkena tipu, ataupun petaka lainnya. Untuk mitos burung sriti yang berbau ghaib adalah bahwa kehadiran sarang dari burung ini merupakan pertanda dari adanya hantu. Meski banyak yang mengaitkan sriti dengan konotasi buruk, ada sebagian masyarakat percaya bahwa datangnya sriti akan membawa rezeki atau kedatangan tamu penting. Mitos ini tentu hanya spekulasi masyarakat dan tidak dapat divalidasi kebenarannya, sehingga Animalovers yang tertarik untuk memelihara burung ini tidak perlu takut kok. Cara Mencegah Burung Masuk ke Rumah Bagi Animalovers yang risih dengan kehadiran burung yang masuk ke rumah secara tiba-tiba, berikut tips untuk mencegah burung masuk ke rumah. 1. Menggunakan Benda Mengkilat Burung biasanya takut terhadap pantulan cahaya, sehingga Animalovers dapat menggunakan benda-benda mengkilat ini untuk mencegah mereka masuk ke rumah. 2. Menutup Ventilasi Rumah Ventilasi rumah yang terbuka dapat menjadi kesempatan untuk burung hinggap dan membuat sarang. Maka dari itu, pastikan bahwa semua ventilasi di rumah tertutup rapat dan burung tidak memiliki ruang serta celah untuk masuk ataupun membuat sarang. 3. Menyingkirkan Sarang Burung Ketika burung sudah masuk di rumah, maka hal yang selanjutnya dapat dilakukan adalah dengan menyisihkan sarang burung. Sangkar yang disingkirkan akan membuat burung pergi, lalu setelahnya tutup ventilasi atau celah di mana mereka bisa masuk. 4. Menggunakan Binatang Mainan Binatang mainan dapat menjadi opsi terakhir bagi Animalovers yang ingin menyingkirkan burung dari rumah. Mereka biasanya takut pada sesuatu yang bergerak. Animalovers tertarik memelihara sriti? Maka makanan menjadi poin utama agar mereka membentuk saran di rumah. Sediakan makanan berupa serangga seperti kumbang, semua, kupu-kupu, ngengat, dan belalang. Harga Burung Sriti Sarang burung sriti Sumber Wikipedia Untuk Harga burung sriti berkisar meski harganya tergolong murah, namun tahukah kamu bahwa yang mahal bukankah sriti dan sarangnya? Harga sarang burung sriti dapat mencapai harga loh. Baca juga 20 Jenis Burung Perkutut & Gambarnya Beserta Cara Merawatnya Nah itu tadi referensi lengkap mengenai sriti mulai dari mitos, makanan, dan harga sarangnya. Semoga artikel ini dapat membantu Animalovers, ya!